Kamis, 24 Februari 2011

Kekuatan Allah Yang Menyelamatkan




Oleh Yun Tonce KP


Pada masa kini banyak orang yang tidak memahami kebenaran Injil dan signifikansinya didalam kehidupan. Bahkan kebanyakan mereka mensplit antara Injil dan kehidupan baik didlingkungan keluarga, masyarakat, lingkungan kerja, lingkungan kerja.


Inilah kekeliruan pemahaman Injil pada masa kini :

1.Injil sering salah dimengerti sebagai sesuatu yang hanya bersifat kognitif
Injil bukan sesuatu yang hanya bersifat kognitif, Injil bukan sesuatu yang hanya bersifat pengetahuan. Sejak kecil banyak orang Kristen dididik didalam lingkungan Kristen namun mereka mengerti Injil hanya didalam kepala saja, tanpa signifikansi yang berarti, celakanya hal ini diajarkan turun temurun. Injil yang bersifat hanya kognitif adalah akibat dari suatu kekeliruan didalam mengerti dan memahami Firman Tuhan.

2.Injil sering salah dimengerti sebagai sesuatu yang tidak ada kekuatan apa-apa didalam hidup.

3.Injil sering salah dimengerti sebagai sesuatu yang bersifat ekslusif hanya untuk para hamba Tuhan dan para majelis.

4.Injil jarang diberitakan secara komprehensif dari mimbar.

Realitanya : Berita Injil adalah berita yang sangat mendasar dan memiliki pengaruh yang sangat besar didalam hidup kita.



I. Latar belakang konteks jaman ini :

Kehidupan di Indonesia saat Ini
Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk 230 juta dan memiliki SDA yang sangat berlimpah!
Namun keironisan terjadi pada negeri ini karena kesejahteraan rakyat tidak terwujud dan banyak kasus kriminil yang tidak terselesaikan, sampai rekening para jenderal polisi juga tidak bisa diusut secara transparan. Di negara inilah kita hidup !!

Kehidupan di : Negara Swiss

Swiss dimasa lalu
Negara Swiss sebagai tempat para reformator di abad 16-an. Dimana tahun 1541 Calvin diminta oleh pemerintah untuk ke Jenewa. Disana Calvin mengajarkan tentang etika dari hukum moral 10 Hukum Taurat, sebagai pilar-pilar etika yang mempengaruhi karakter dari perkembangan diSwiss selama berabad-abad (Warisan John Calvin, hal 10). Sistem politik di Swiss pada awal reformasi dibentuk oleh Calvin (Warisan John Calvin, hal 18), ” Sistem pemerintahan bentukan Calvin ini, yang tampak liberal atau teramat demokratis pada jamannya, memberikan pengawasan dan perimbangan (check and balances), pemilihan oleh rakyat, dan unsur-unsur lain dari struktur federal yang dicontoh sebagai salah satu ekspor terbaik di Jenewa”

Kutipan dari buku Warisan John Calvin, hal 20 :
”Sejalan dengan ajaran-ajaran Calvin, gubernur-gurbenur terpilih melihat diri mereka memiliki kewajiban kepada Allah, yang mendorong mereka untuk melayani kesejahteraan rakyat dan menghindarkan diri dari gagasan keuntungan pribadi.”

”Jenewa menjadi laboratorium utama bagi pengimplementasian banyak gagasan replubikan Calvin. Dengan demikian  model politik lokal kota Jenewa memberi petunjuk-petunjuk tentang karakter Calvinisme, lengkap dengan kecenderungannya untuk membatasi pemerintahan. Ciri-ciri seperti pada masa jabatan yang terbatas,keseimbangan kekuasaan, pembatalan oleh warga negara, hak magistrat untuk menyatakan ketidaksetujuan dengan pemerintah, dan akuntabilitas merupakan inti Pemerintahan Dunia yang baru – yag selanjutnya menyebarluaskan Calvinisme kepada generasi-generasi dan tempat lainnya.”

Swiss di masa kini :
Swiss adalah negara yang kecil tetapi indah dan produktif. Di Swiss, demokrasi berjalan dengan konsisten, kedaulatan benar-benar ditangan rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Parlemen Swiss dapat dipercaya dan memiliki kredibilitas yang sangat baik. Parlemen mereka tidak tamak akan uang dan fasilitas. Dengan gaji anggota DPR Swiss hanya 4 kali rata-rata UMR Swiss. Para menteri diSwiss hidup secara "normal" dengan menggunakan fasilitas umum bahkan naik sepeda. Bahkan presiden Swiss yang saat ini berkunjung ke Indonesia, juga menggunakan pesawat komersial, padahal Swiss adalah negara yang kaya. Warga Swiss adalah warga yang memiliki kepedulian dengan lingkungan. Swiss juga termasuk negara yang sangat produktif dan efisien, dengan penduduk yang hanya 7,7 juta jiwa bisa mengekspor hampir 200 Milyar USD per tahun, sedangkan Indonesia dengan penduduk 230 juta jiwa hanya mengekspor hampir 120 Milyar USD per tahun.




II . Pembahasan dari pengertian dosa dan efeknya serta dasar Alkitabnya

(Rom 3:23)  Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,

Ada 2 masalah besar yang dihadapi oleh semua manusia :

1. Semua orang telah berbuat dosa

John Gill :
This is the general character of all mankind; all have sinned in Adam, are guilty by his sin, polluted with it, and condemned for it; all are sinners in themselves, and by their own actual transgressions; this is the case of the whole world, and of all the men in it;
Ini adalah karakter dari semua manusia ; semua telah berdosa didalam Adam, bersalah didalam dosa mereka, tercemari didalamnya, dan binasa didalamnya; semua telah berdosa didalam dirinya sendiri-sendiri dan mereka memiliki pelanggaran sendiri-sendiri ; ini adalah masalah bagi seluruh dunia dan semua manusia terlibat didalamnya.

Bagian ini menyatakan bahwa semua manusia telah jatuh didalam dosa, hidup didalam dosa !! Mulai dari tukang becak, sampai pengusaha semua telah berdosa. Mulai dari pegawai pegawai negeri sampai jendral dan presiden sekalipun semuanya telah berbuat dosa.

Apakah dosa itu ?

(1Jn 3:4)  Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Allah.

Dosa adalah pelanggaran akan Hukum Allah. Melanggar akan Hukum Allah sama halnya dengan tidak menganggap Dia ada karena kita berani menginjak-injak HukumNya, itu juga sama artinya dengan kita menginjak-injak kehormatan Allah, itu pun sama artinya dengan kita menginjak-injak kemuliaan Allah. Ini sama halnya dengan kita menghina Dia. Ini sama juga artinya dengan mempermalukan Tuhan. Dengan kita berbuat dosa, sadar atau tidak sadar, kita telah menginjak-injak kehormatan Allah. Tingkat hinaan akan semakin meningkat seiring dengan tingkat kemuliaan pihak yang dihina !!


2. Hutang Kemuliaan

Apa yang terjadi disaat kita berdosa ? Kita hutang Kemuliaan kepada Allah.

Rom 3:23b telah kehilangan kemuliaan Allah

Kita kehilangan kemuliaan Allah, ini berarti manusia memiliki hutang kemuliaan Allah. Artinya manusia tidak lagi memuliakan ALLAH sebagaimana Allah adalah Allah yang MahaMulia dihadapan CiptaanNya. Ini adalah suatu hutang yang tidak bisa dibayar karena kita telah menghilangkanNya melalui hinaan dan perbuatan kita yang menginjak-injak kehormatan Allah !!

Pada poin ini terdapat suatu pemahaman dosa secara sederhana :
Dosa adalah segala sesuatu yang kita lakukan yang tidak mempermuliakan Allah.

Peringatan dari Alkitab akan hal ini :

(Col 3:17)  Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.

Berdosa pun dapat dilakukan oleh siapa saja dan dimana saja. Orang berdoa yang berdoa hanya untuk kepentingannya sendiri dan tidak untuk kepentingan dan kemuliaan Tuhan, orang itu sedang berdosa dihadapan Tuhan. Sambil melakukan pelayanan dengan bersemangat digereja pun akan menjadi suatu perbuatan yang berdosa dihadapan Tuhan bila orang itu melakukannya bukan dengan hati yang memuliakan Tuhan. Kehidupan orang yang sebenarnya termasuk para pelayan Tuhan, bukan kehidupan yang terlihat digereja, tetapi pada saat diluar gereja, itulah kehidupan kita yang sebenarnya.

Renungkan berapa banyak dosa-dosa anda dihadapan Tuhan.


Upah dosa :

(Rom 6:23)  Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita

A. Masa kini !!

- Dosa membuat manusia kehilangan relasi dengan PenciptaNya

Joh 1:9-12
(9)  Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia.
(10)  Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.
(11)  Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya.
(12)  Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;
Isa 1:2-4
(2)  Dengarlah, hai langit, dan perhatikanlah, hai bumi, sebab TUHAN berfirman: "Aku membesarkan anak-anak dan mengasuhnya, tetapi mereka memberontak terhadap Aku.
(3)  Lembu mengenal pemiliknya, tetapi Israel tidak; keledai mengenal palungan yang disediakan tuannya, tetapi umat-Ku tidak memahaminya."
(4)  Celakalah bangsa yang berdosa, kaum yang sarat dengan kesalahan, keturunan yang jahat-jahat, anak-anak yang berlaku buruk! Mereka meninggalkan TUHAN, menista Yang Mahakudus, Allah Israel, dan berpaling membelakangi Dia.

- Dosa merusak isi hati dan sistem pemikiran manusia. Sehingga hati manusia menjadi bebal, menjadi buta akan segala macam kebaikan !! yang dipikirkan oleh manusia hanya semata-mata hal-hal yang berbau kejahatan !!

Mat 15:18-19
(18)  Tetapi apa yang keluar dari mulut berasal dari hati dan itulah yang menajiskan orang.
(19)  Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat.

Calvin : Hati manusia condong kepada kejahatan

Bandingkan dengan :
Kej 6:5 - “Ketika dilihat TUHAN bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata, ...”.
 Kej 8:21b - “Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya”.
Tit 1:15 - “Bagi orang suci semuanya suci; tetapi bagi orang najis dan orang tidak beriman suatupun tidak ada yang suci, karena baik akal maupun suara hati mereka najis”.
Karena itulah hal apapun yang kita lakukan pasti rusak, kenapa karena kita memiliki suatu bibit yang buruk dari dalam hati dan pikiran kita, yaitu bibit dosa !! Didalam filsafat, semua pemikiran manusia yang berdosa, memiliki suatu faktor yang disebut self destruction factor. Ini adalah faktor yang membuat pemikiran-pemikiran manusia bahkan yang paling brilian sekalipun tetap tidak konsisten dan memiliki kerusakan dari dalam !!

- Dosa membuat manusia mengalami penderitaan

- Dosa membuat manusia mengalami kematian.


B. Masa yang akan datang !!

- Binasa selama-lamanya. 
Hutang kemuliaan adalah hutang yang tidak dapat dibayar oleh manusia kepada Allah !! Sehingga Allah memberikan hukuman maut bagi kita !! Kita tidak bisa menyogok Allah dengan perbuatan baik kita !! Kita tidak bisa menyogok Allah dengan pelayanan kita !! Kita tidak bisa menyogok Allah dengan segala macam harta benda kita !! Sehingga hukuman maut telah terbuka bagi kita !!

Ilustrasi :  Seorang penjahat yang telah membunuh satu keluarga, saat disidang dan dijatuhi hukuman mati, tidak mungkin mengatakan : bebaskan aku karena aku telah berbuat baik kepada orang lain diluar sana !! Hal ini mungkin saja bila hakim dan polisi yang akan menghukum mati dia adalah orang gila !!

- Mendapatkan murka Allah. 

Bandingkan juga dengan :
(Rom 5:12)  Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.
(Gen 2:17)  tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati."
(Eze 18:4)  Sungguh, semua jiwa Aku punya! Baik jiwa ayah maupun jiwa anak Aku punya! Dan orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati.
(Eze 18:20)  Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan tertanggung atasnya.
(Gal 3:10)  Karena semua orang, yang hidup dari pekerjaan hukum Taurat, berada di bawah kutuk. Sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang tidak setia melakukan segala sesuatu yang tertulis dalam kitab hukum Taurat."

Karena itulah kita memerlukan obat dari dosa dan efek-efeknya !! Dunia memberikan obat-obat yang palsu untuk hal-hal ini, seperti hidup berbuat baik, hidup dengan mencari brand, hidup hanya mencari intelek, hidup cuek, hidup dengan enjoy saja !! Inilah obat-obat palsu yang ditawarkan dunia, yang bukan saja berbahaya tetapi juga mengandung racun yang akan mematikan hidup kita.
Alkitab mengatakan bahwa obat yang dari segala macam hal ini hanya Injil Kristus !! Tidak ada yang lain !! Hal ini akan dibahas dalam bagian yang lain.

Efek salah memahami Injil:
1.Tidak memiliki relasi dengan Allah yang sejati
2. Memiliki pemahaman akan gambar dan citra diri yang salah.
3. Memiliki relasi yang kacau dengan alam
4. Memiliki relasi yang kacau dengan sesama manusia.
5. Memiliki pandangan yang salah didalam studi dan pekerjaan
6. Salah memakai talenta dan anugrah yang telah Tuhan berikan kepada kita
7. Memiliki kehidupan kehilangan arah.
8. Memiliki kehidupan yang kehilangan makna
9. Tetap menjadi musuh Allah !!
10. Binasa selama-lamanya dineraka !!



III. Apakah Injil Kristus itu ? -- Eksposisi dari Roma 1:16

Pembahasan Roma 1:16 dan 17a

Rom 1:16-17
(16)  Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.
(NIV)  I am not ashamed of the gospel, because it is the power of God for the salvation of everyone who believes: first for the Jew, then for the Gentile. (Aku tidak malu akan Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah untuk menyelamatkan setiap orang yang percaya: Pertama untuk orang Yahudi, kemudia untuk orang )

(17)  Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman."
(NIV)  For in the gospel a righteousness from God is revealed, a righteousness that is by faith from first to last, just as it is written: "The righteous will live by faith." (Karena didalam Injil, kebenaran Allah dinyatakan, kebenaran yang dari awal sampai akhir hanya oleh iman, seperti ada tertulis : “ Orang benar akan hidup oleh iman.”)

Pengertian akan Injil

a.Pengertian akan Injil
Injil adalah berita sukacita bahwa Kristus Yesus yang adalah ALLAH yang telah menjadi manusia telah mati bagi saya dan saudara !! Kristus menjadi pengganti (Subtitute) yang menerima hukuman Allah yang ditujukan bagi kita !! Melalui kematian dan kebangkitanNya, Dia telah melepaskan kita dari perbudakan dosa dan menjadikan kita sebagai anak-anak Allah !! Berita INJIL adalah berita yang berasal dari Allah turun ke manusia !! Bukan dari manusia yang mencoba mencari Allah !! Berita ini adalah berita anugerah!! Keselamatan dan kelepasan kita dari hukuman maut adalah anugrah dari ALLAH didalam Kristus !!

Bandingkan :
Rom 3:24-25
(24)  dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.
(25)  Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.

Apakah korelasi antara Injil dengan kehidupan kita sehari-hari terlebih didalam kita menghadapi tantangan jaman ini.
Bukankah ditengah-tengah jaman ini, seruan Injil Kristus masih tetap terdengar dengan nyaring !! Banyak orang muda yang bertanya apakah iman Kristen masih relevan dan merupakan obat bagi jaman ini ? Bukankah kaum humanis berteriak cukup dengan berbuat baik ? Bukankah kaum hedonis juga berteriak mari hidup dengan enjoy segala kekayaan yang ada ? Bukankah kaum pluralis juga menawarkan bahwa semua agama sama, yang penting berbuat baik ? Injil Kristus bukan slogan tua yang kosong, tetapi didalamnya terkandung suatu kuasa yang merubah secara radikal kehidupan setiap orang percaya yang sudah teruji selama berabad-abad.

Injil = Kekuatan Allah yang menyelamatkan

“Salvation” (soteria; see also 10:1, 10; 11:11; 13:11) and the verb “to save” (sozo; 5:9, 10; 8:24; 9:27; 10:9, 13; 11:14, 26) are important words in Romans. Paul more often uses it to refer to final deliverance from sin and evil that will come to the believer at death or the Parousia (see esp. 5:9 – 10; 13:11).
Kata-kata keselamatan (salvation) (soteria; bandingkan dengan 10:1, 10; 11:11; 13:11) dan kata-kata ,menyelamatkan (sozo; bandingkan dengan 5:9, 10; 8:24; 9:27; 10:9, 13; 11:14, 26) adalah kata-kata penting yang terdapat didalam Kitab Roma. Paulus sering menggunakannya untuk merefer/menunjuk pada penyelamatan dari dosa dan kejahatan yang akan mendatangkan kematian atau kebinasaan kekal (Perhatikan 5:9-10;13:11)

b. Kuasa pendamaian dan penyelamatan yang terkandung didalam Injil Kristus :


1. Darah Kristus mendamaikan kita dengan ALLAH

Dasar Alkitab :
(Rom 5:10)  Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!

Pengertian : Darah Kristus mendamaikan kita dengan Allah !! Kita yang dahulu adalah musuh-musuh Allah, oleh Darah Kristus kita sekarang telah diampuni dan tidak dianggap sebagai musuh !! Lebih jauh dari itu, kita sekarang adalah para sahabat-sahabat Allah yang akan diselamatkanNya !!

Efek penyelamatan yang kita alami :

- Berdamai dengan Allah

Kita yang dahulu adalah para penjahat dan para pendurhaka, para penghina kemuliaan Tuhan, oleh karya Kristus diatas kayu salib kita diampuni olehNya.
Ini adalah suatu anugrah yang sangat tidak layak kita terima. Karena apa yang kita lakukan sangat hina, yang Allah lakukan bagi kita sangat mulia.

Bandingkan dengan :
Joh 1:9-12
(9)  Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia.
(10)  Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.
(11)  Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya.
(12)  Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;
Isa 1:2-4
(2)  Dengarlah, hai langit, dan perhatikanlah, hai bumi, sebab TUHAN berfirman: "Aku membesarkan anak-anak dan mengasuhnya, tetapi mereka memberontak terhadap Aku.
(3)  Lembu mengenal pemiliknya, tetapi Israel tidak; keledai mengenal palungan yang disediakan tuannya, tetapi umat-Ku tidak memahaminya."
(4)  Celakalah bangsa yang berdosa, kaum yang sarat dengan kesalahan, keturunan yang jahat-jahat, anak-anak yang berlaku buruk! Mereka meninggalkan TUHAN, menista Yang Mahakudus, Allah Israel, dan berpaling membelakangi Dia.

Sungguh karya pendamaian adalah suatu karya Kristus yang sangat tidak layak kita terima. Jika saat ini kita diberi anugrah untuk menerima karya ini, maka kita perlu bertobat dengan sungguh-sungguh dan tidak mempermainkan anugrahNya.
 
- Diselamatkan olehNya
Setelah berdamai, Allah memberikan suatu hidup untuk bersekutu denganNya selama-lamanya. Ini adalah satu-satunya dambaan yang tertinggi dari setiap manusia.

Relevansi :
- Kita sekarang memiliki akses langsung untuk hidup berkomunikasi dengan ALLAH.
- Kita sekarang adalah milik Allah. Hidup kita adalah hidup yang bertanggungjawab kepada Allah. Bukan hidup dengan menyuburkan dosa-dosa kita. Ini adalah pola hidup menyangkal diri karena kita adalah milik Kristus.

Bandingkan :
(Rom 1:6)  Kamu juga termasuk di antara mereka, kamu yang telah dipanggil menjadi milik Kristus.
(Rom 7:4)  Sebab itu, saudara-saudaraku, kamu juga telah mati bagi hukum Taurat oleh tubuh Kristus, supaya kamu menjadi milik orang lain, yaitu milik Dia, yang telah dibangkitkan dari antara orang mati, agar kita berbuah bagi Allah.
(1Co 3:23)  Tetapi kamu adalah milik Kristus dan Kristus adalah milik Allah.

- Kita hidup dipimpin olehNya sebagai satu-satunya gembala hidup kita.
Allah Sang Pemegang Sejarah dunia adalah Gembala hidup kita. Kita tidak perlu kuatir akan hidup kita. Gembala yang baik tidak akan mencelakakan domba-dombaNya.

- Kita tidak perlu takut akan kematian yang pasti akan menimpa hidup kita.
Orang Kristen akan kembali kepada Kristus setelah kematian jasmani !! Orang dunia takut, sedih dan gentar bila menghadapi kematian, tetapi bagi orang Kristen tidak ada hal yang perlu ditakutkan dari kematian !! Karena kita tahu kita akan pergi kemana setelah kita mati yaitu muka bertemu muka dengan Tuhan Yesus !!


2. Darah Kristus mendamaikan kita dengan diri kita sendiri. (termasuk didalam pengembangan citra diri sesuai dengan kehendak Tuhan, optimalisasi talenta, optimalisasi karunia (uang, bakat dan waktu))

Dasar Alkitab :
Rom 6:17-20
(17)  Tetapi syukurlah kepada Allah! Dahulu memang kamu hamba dosa, tetapi sekarang kamu dengan segenap hati telah mentaati pengajaran yang telah diteruskan kepadamu.
(18)  Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran.
(19)  Aku mengatakan hal ini secara manusia karena kelemahan kamu. Sebab sama seperti kamu telah menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kecemaran dan kedurhakaan yang membawa kamu kepada kedurhakaan, demikian hal kamu sekarang harus menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kebenaran yang membawa kamu kepada pengudusan.
(20)  Sebab waktu kamu hamba dosa, kamu bebas dari kebenaran.

Pengertian : Kita yang adalah budak dari nafsu kedagingan kita karena dosa, kini oleh darah Kristus, kita sudah berdamai dengan diri kita dan darah Kristus menjadikan kita sebagai budak Allah.

Efek penyelamatan yang kita alami :
- Arah orientasi hidup kita berubah yaitu untuk memuliakan Allah disetiap aspek hidup kita.
- Hidup tidak lagi diperbudak oleh dosa. Hidup tidak lagi didalam pengejaran oleh kenikmatan dosa dan tidak mengalami kecanduan dosa..
Kaum hedonis, berlari-lari mengejar kepuasan dosa-dosa mereka dengan terus berlari, namun kita sebagai orang Kristen dengan tenang berkata bahwa Tuhan adalah permata hatiku, Tuhan adalah segala-galanya bagiku, dan aku mensampahkan segala sesuatu dengan memandang kepada Kristus
- Kita bisa memandang diri kita dengan segala potensi-potensinya yang ada secara jelas

Relevansi :
- Mempersembahkan hidup untuk kemuliaan Tuhan !!

(Rom 12:1)  Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.
(Gal 1:10)  Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia? Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus.

Hal apapun yang kita lakukan disetiap aspek hidup kita, kita melakukannya dengan mata yang tertuju bahwa kita ini adalah Hamba Allah, harus hidup untuk memuliakan Allah, bukan menyuburkan dosa dan kedagingan kita !!

Disini termasuk juga :
i. Pengembangan diri sesuai dengan panggilan Tuhan dan kehendak Tuhan
ii. Optimalisasi penggunaan talenta
iii. Optimalisasi penggunaan waktu
iv. Optimalisasi penggunaan uang
v. Mengembangkan intelektual se-optimal mungkin!!

Contoh Kasus :

1). Seorang tokoh NU menulis di opini Jawa Pos, bahwa dia memimpikan untuk mendirikan universitas NU di Jakarta dengan memiliki 1000 orang Doktor/Ph.D sebagai tenaga pengajar. Dan dia memimpikan untuk menjadikan sekolah ini sebagai barometer pendidikan di Indonesia.

2). Dr Ulul Albab (rektor Universitas Dr Soetomo Surabaya, penulis sejumlah buku masalah korupsi) :
Sesungguhnya wacana seperti ini pernah juga dilontarkan Prof A. Syafii Ma'arif dengan bahasa yang berbeda. Menurut dia, kita perlu tokoh yang "rada gila" untuk memimpin KPK. Orang yang bersih dan berintegritas, tetapi tidak "rada gila" kayaknya tidak akan mampu memimpin KPK di era di mana fenomena Corruptors Fight Back diperkirakan tambah marak dan tambah canggih di masa mendatang.
Jadi, -di tengah hiruk pikuk penggembosan KPK (baik secara politik maupun hukum)- bangsa ini harus menemukan satu orang tokoh superhebat untuk menjadi ketua KPK. Artinya, perlu diwaspadai jangan sampai perdebatan mengenai sosok yang cocok menjadi ketua KPK disusupi agenda terselubung. Jadi, kerja pansel ini adalah kerja besar. Bukan sekadar memilih, tetapi yang lebih penting "menemukan".

Dari dua hal yang dipaparkan diatas, terdapat suatu korelasi yang cukup unik. Secara tersurat  Dr Ulul Albab menginformasikan bahwa walaupun banyak kaum cendikiawan, namun mereka yang benar-benar memiliki hati yang sungguh-sungguh berbeban dan integritas untuk memimpin KPK hampir tidak ada!! Kenapa ? hanya intelektual saja yang pandai namun secara spiritual masih miskin !!  Bila kaum cendikiawan demikian yang memimpin KPK maka yang terjadi bukan hanya korupsi semakin merajalela, namun moral dan karakter bangsa akan semakin rusak karena keteladan buruk yang diberikan oleh para pemimpin bangsa ini !! Bila tidak dipikirkan secara bijak, hal ini tidak akan mungkin menjadi penyelesaian yang baik, tetapi akan menjadi rancangan kecelakaan yang direncanakan oleh kaum intelektual.

Disini terlihat bahwa tanpa Injil, kita hanya menyelesaikan masalah dengan masalah.


3. Darah Kristus mendamaikan kita dengan alam semesta

Dasar Alkitab :
 Gen 1:26-28
(26)  Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."
(27)  Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.
(28)  Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi."

Pengertian :  Efek pendamaian darah Kristus yang telah menormalisasi pikiran dan hati kita melalui kuasa Roh Kudus, membawa kita untuk hidup berdamai dengan alam dan mengatur alam sebagaimana yang Allah perintahkan di Eden !!

Efek penyelamatan yang kita alami :
- Hidup dengan memandang bahwa alam adalah anugrah yang indah dari Allah bagi manusia. Karena Tuhan menciptakan alam semesta untuk manusia. Ini adalah mindset yang baru setelah kita didamaikan
- Hidup yang mencintai dan memelihara alam, tanpa memiliki dorongan untuk merusak dan mengeksploitasinya secara habis-habisan

Relevansi :
- Mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan sains secara detail untuk dimodelkan dan diaplikasikan secara umum dimasyarakat
- Hidup dengan ambil bagian didalam pemeliharaan lingkungan hidup
Tidak mengeksploitasi lingkungan hidup secara gila-gilaan.


4. Darah Kristus mendamaikan kita dengan sesama kita (termasuk didalam hub sosial, politik dan pemerintahan)

Dasar Alkitab :
Rom 12:17-20
(17)  Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang!
(18)  Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang!
(19)  Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan.
(20)  Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya.

Pengertian :  Setiap orang Kristen diperdamaikan oleh darah Kristus untuk berdamai dengan sesamanya !!
Efek penyelamatan yang kita alami :
- Hidup orang Kristen tidak menyimpan dendam kepada orang lain !
- Kita memancarakan kasih Kristus kepada orang lain.

Relevansi :
- Hidup kita adalah hidup yang mengasihi orang lain. Jika orang itu jahat seharusnya kita lakukan adalah membenci karakter kejahatan yang menempel pada dirinya dan mengasihi jiwanya.
- Hidup yang memancarkan kasih Kristus disetiap aspek kehidupan. Kasih yang sejati yang dipancarkan orang Kristen adalah Unlimited Love. Kasih ini adalah kasih yang rela untuk menderita, bahkan setia sampai mati. John Piper mendefinisikan kasih yang sejati adalah kasih yang menuntun seseorang kepada Allah yang sejati.
Kesetiaan dan kasih seperti ini adalah kasih standar bagi setiap anak Tuhan, bagi setiap sahabat, bagi setiap guru-guru Kristen. Kasih seperti ini adalah kasih yang berani mati dengan meneladani Kristus yang telah mati bagi kita.


5. Darah Kristus membuat kita mendamaikan orang lain dengan Allah (menjadi pembawa kabar baik)

Dasar Alkitab :
Mat 28:19-20
(19)  Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
(20)  dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."
(Act 28:28)  Sebab itu kamu harus tahu, bahwa keselamatan yang dari pada Allah ini disampaikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan mendengarnya."
Rom 10:13-15
(13)  Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.
(14)  Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya?
(15)  Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya, jika mereka tidak diutus? Seperti ada tertulis: "Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik!"

Pengertian : Setiap anak Tuhan membawa orang lain untuk menghadap dan berdamai dengan Allah. Keegoisan terbesar orang Kristen adalah saat kita memonopoli berita Injil hanya untuk diri kita sendiri, tanpa peduli keselamatan jiwa orang lain !!

Relevansi :
Hidup Kristen adalah hidup yang memberitakan Injil baik secara lisan maupun teladan dimanapun dan kapanpun dia berada. Sadar tidak sadar, ada salib yang slalu dibawa oleh setiap anak-anak Tuhan dimanapun dia berada. Celakanya, banyak orang yang tidak sadar kalau dia adalah pembawa berita Injil. Itu sebabnya kita harus slalu diingatkan terus menerus oleh Firman untuk : beritakan Injil !! beritakan Injil !!


c. Injil dimata dunia.

Injil Kristus dihadapan manusia berdosa adalah suatu kebodohan. Salib Kristus dimata orang dunia yang akan  binasa adalah sesuatu hal yang tidak berarti. Itu sebabnya, setiap anak-anak Tuhan harus memahami Injil dengan benar, mengerti identitas secara utuh tentang Yesus Kristus, dan hidup didalam iman yang sejati, dengan hidup dengan cara demikian, barulah anak-anak Tuhan mampu memiliki pola hidup yang berbeda dan mampu menghadapi tantangan jaman ini dan membawa setiap jiwa kembali kepada Allah.

Bandingkan dengan :

1Co 1:18-21
(18)  Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.
(19)  Karena ada tertulis: "Aku akan membinasakan hikmat orang-orang berhikmat dan kearifan orang-orang bijak akan Kulenyapkan."
(20)  Di manakah orang yang berhikmat? Di manakah ahli Taurat? Di manakah pembantah dari dunia ini? Bukankah Allah telah membuat hikmat dunia ini menjadi kebodohan?
(21)  Oleh karena dunia, dalam hikmat Allah, tidak mengenal Allah oleh hikmatnya, maka Allah berkenan menyelamatkan mereka yang percaya oleh kebodohan pemberitaan Injil.



IV. Malu karena Injil ?? Eksposisi dari Roma 1:16a

I am not ashamed of the gospel (Aku tidak malu akan Injil) :

Paulus sebagai Rasul Kristus tidak malu akan berita Injil. Hal ini nampak dari perjalanan hidup Rasul Paulus. Bila kita memperhatikan pada perikop sebelumnya, yaitu dari :

Rom 1:8-11
(8)  Pertama-tama aku mengucap syukur kepada Allahku oleh Yesus Kristus atas kamu sekalian, sebab telah tersiar kabar tentang imanmu di seluruh dunia.
(9)  Karena Allah, yang kulayani dengan segenap hatiku dalam pemberitaan Injil Anak-Nya, adalah saksiku, bahwa dalam doaku aku selalu mengingat kamu:
(10)  Aku berdoa, semoga dengan kehendak Allah aku akhirnya beroleh kesempatan untuk mengunjungi kamu.
(11)  Sebab aku ingin melihat kamu untuk memberikan karunia rohani kepadamu guna menguatkan kamu,

Pada bagian diatas terlihat betapa berapi-apinya Sang Rasul untuk memberitakan berita Injil, betapa bersemangatnya Paulus untuk memberitakan Injil, betapa berbebannya Sang Rasul untuk memberitakan Injil Kristus. Mengapa Paulus begitu bersemangat didalam memberitakan Injil ? Karena Injil ini adalah Injil Kristus. Karena itulah dia memberitakan Injil dengan segenap hatinya. Paulus juga tidak peduli dengan aniaya yang dideritanya !! Paulus juga tidak peduli dengan hinaan dan cercaan yang diperolehnya karena memberitakan Injil, Paulus tetap konsisten dengan pemberitaan Injil yang dilakukannya. Apa yang dilakukan Paulus ini sesuai dengan Firman Kristus : (Luk 9:62)  Tetapi Yesus berkata: "Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah."

John Gill :
The reason why he was so ready and willing to preach it, even where he ran the greatest risk of his character and life, was, because it was "the Gospel of Christ" he preached, and he was not ashamed of it. This supposes that some were, though the apostle was not, ashamed of the Gospel; as all such are who hide and conceal it, who have abilities to preach it, and do not: or who preach, but not the Gospel; or who preach the Gospel only in part, who own that in private, they will not preach in public, and use ambiguous words, of doubtful signification, to cover themselves; who blend the Gospel with their own inventions, seek to please men, and live upon popular applause, regard their own interest, and not Christ's, and cannot bear the reproach of his Gospel. It expresses, that the apostle was not ashamed of it; that is, to preach it, which he did fully and faithfully, plainly and consistently, openly and publicly, and boldly, in the face of all opposition: and it designs more than is expressed, as that he had the utmost value for it, and esteemed it his highest honour that he was employed in preaching it: his reasons for this were, because it was "the Gospel of Christ"; which Christ himself preached, which he had learnt by revelation from him, and of which he was the sum and substance.

Alasan mengapa Rasul Paulus begitu bersedia dan bersiap setiap saat serta memiliki keinginan yang kuat untuk memberitakan Injil, walaupun dia dikejar oleh resiko yang terbesar sekalipun yang mengancam hidupnya, karena yang Paulus beritakan adalah berita Injil Kristus, dan dia tidak malu sedikitpun akan hal ini. Hal ini memberikan gambaran akan beberapa hal, bahwa Rasul Paulus tidak : Malu akan Injil , sebagaimana beberapa orang yang menyembunyikan berita Injil ; yang memiliki kemampuan untuk memberitakan berita Injil, dan tidak melakukannya ; atau memberitakan seolah-olah berita Injil, tetapi bukan Injil ; atau memberitakan berita Injil hanya pada beberapa bagian [tempat], dimana hanya orang-orang tertentu yang mendapat berita Injil, mereka tidak memberitakan Injil secara luas kepada masyarakat umum, dan menggunakan kata-kata yang bermakna ambigu (ganda), yang memberikan makna yang sangat meragukan, untuk melindungi diri mereka (pemberita Injil) ; yang memberitakan Injil yang diisi dengan berita  sesuai dengan kepentingan diri mereka, mencari perkenanan/kemuliaan/puji-pujian manusia dan hidup dibawah penghormatan secara populer dari manusia, mencari penghargaan untuk diri mereka dan bukan untuk Kristus, dan tidak bisa menerima celaan karena Injil. Hal ini memberikan gambaran, bahwa Rasul Paulus tidak malu akan berita Injil ; dan untuk memberitakan Injil, yang dia lakukan dengan penuh kesungguhan dan kesetiaan, dengan terarah dan konsisten, secara terbuka dan bagi orang banyak dan dengan berani dihadapan semua musuh-musuhnya : dan hal ini terlihat dengan jelas dari apa yang dilakukannya daripada yang diungkapkannya sebagaimana hal ini (Injil) sangat berharga baginya, dan sangat mulia sehingga Rasul Paulus memberikan penghormatan tertinggi bagi Injil karena itulah Rasul Paulus memberitakan berita Injil : Alasan Paulus untuk hal ini, karena Injil yang diberitakannya adalah Injil Kristus ; dimana Kristus sendiri yang diberitakan didalam berita ini, yang mana Rasul Paulus telah belajar dari apa yang telah dinyatakan olehNya dan yang mana Paulus telah ditambahkan dan masuk didalam bagian ini (sebagai pemberita Injil).

Barnes  :
The Jews had cast him off, and regarded him as an apostate; and by the wise among the Gentiles he had been persecuted, and despised, and driven from place to place, and regarded as the filth of the world, and the offscouring of all things 1Co_4:13, but still he was not ashamed of the gospel. He had so firm a conviction of its value and its truth; he had experienced so much of its consolations; and had seen so much of its efficacy; that he was so far from being ashamed of it that he gloried in it as the power of God unto salvation. People should be ashamed of crime and folly. They are ashamed of their own offences, and of the follies of their conduct, when they come to reflect on it. But they are not ashamed of what they feel to be right, and of what they know will contribute to their welfare, and to the benefit of their fellow-men. Such were the views of Paul about the gospel; and it is one of his favorite doctrines that they who believe on Christ shall not be ashamed.

Orang Yahudi telah melemparkan Paulus keluar dan menilainya sebagai orang yang murtad ; dan oleh orang bijak yang berada diantara orang Yunani, Paulus telah dianiaya dan dibenci, dan diusir dari satu tempat ke tempat lain dan dianggap sampah/kotoran dari dunia dan sampah/limbah/kotoran dari segala sesuatu (1 Kor 4:13; kalau kami difitnah, kami tetap menjawab dengan ramah; kami telah menjadi sama dengan sampah dunia, sama dengan kotoran dari segala sesuatu, sampai pada saat ini.), tetapi Paulus tidak malu sedikitpun akan Injil. Paulus memiliki pendirian yang kokoh dari nilai Injil dan kebenaran Injil ; Paulus didalam pemberitaan Injil yang telah dilakukannya, dia mendaptkan begitu banyak penghiburan ; dan Paulus juga telah melihat banyak hal yang baik didalam pemberitaan Injil ; karena itulah Paulus sangat jauh dari memiliki rasa malu dan Paulus bersukacita didalamnya karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan. Masyarakat seharusnya malu bila melakukan kejahatan dan kebodohan didalam hidup. Mereka malu karena pelanggaran/kejahatan mereka dan kebodohan didalam hidup mereka, ketika mereka memikirkan hal itu. Tetapi mereka tidak boleh malu akan apa yang mereka rasa benar dan tentang apa yang mereka ketahui yang akan mereka kontribusikan untuk  kesejahteraan masyarakat, dan untuk keuntungan dari para pengikut mereka. Inilah pandangan Paulus tentang Injil dan ini adalah salah satu pengajaran yang merupakan pengajaran favorit bagi rasul Paulus bahwa mereka yang percaya Kristus tidak akan dipermalukan.

Bandingkan dengan :
(Rom 10:11)  Karena Kitab Suci berkata: "Barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan."
(Rom 5:5)  Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.
(2Ti 1:8)  Jadi janganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita dan janganlah malu karena aku, seorang hukuman karena Dia, melainkan ikutlah menderita bagi Injil-Nya oleh kekuatan Allah.
2Ti 1:11-12
(11)  Untuk Injil inilah aku telah ditetapkan sebagai pemberita, sebagai rasul dan sebagai guru.
(12)  Itulah sebabnya aku menderita semuanya ini, tetapi aku tidak malu; karena aku tahu kepada siapa aku percaya dan aku yakin bahwa Dia berkuasa memeliharakan apa yang telah dipercayakan-Nya kepadaku hingga pada hari Tuhan.
Php 1:20-21
(20)  Sebab yang sangat kurindukan dan kuharapkan ialah bahwa aku dalam segala hal tidak akan beroleh malu, melainkan seperti sediakala, demikianpun sekarang, Kristus dengan nyata dimuliakan di dalam tubuhku, baik oleh hidupku, maupun oleh matiku.
(21)  Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.
(Rom 9:33)  seperti ada tertulis: "Sesungguhnya, Aku meletakkan di Sion sebuah batu sentuhan dan sebuah batu sandungan, dan siapa yang percaya kepada-Nya, tidak akan dipermalukan."

Ayat ayat diatas ini menunjukkan betapa luar biasanya Rasul Paulus memiliki suatu keyakinan yang kokoh didalam memberitakan Injil. Paulus memberitakan Injil tanpa rasa malu sedikipun, walaupun harus menderita akibat pemberitaan Injil yang dilakukannya, dia sama sekali tidak kecewa, tetapi bagi Paulus hal ini adalah suatu kesempatan yang berharga untuk mempermuliakan Kristus. Sekalipun Rasul Paulus harus mati, baginya ini adalah suatu keuntungan yang tidak ada bandingnya. Hal ini menunjukkan bahwa Kristus adalah satu-satunya hal yang paling berharga bagi Paulus tidak ada hal lain yang lebih berharga dari Kristus.

Bandingkan bagian diatas dengan :
(Mar 8:38)  Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku di tengah-tengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, Anak Manusiapun akan malu karena orang itu apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan Bapa-Nya, diiringi malaikat-malaikat kudus."
(1Pe 4:16)  Tetapi, jika ia menderita sebagai orang Kristen, maka janganlah ia malu, melainkan hendaklah ia memuliakan Allah dalam nama Kristus itu.

Tuhan Yesus memberikan suatu kalimat yang sangat keras didalam Markus 8:38, ini adalah suatu peringatan yang keras bagi kita semua agar tidak malu akan Kristus dan FirmanNya ditengah-tengah manusia yang tidak setia dan melawan PenciptaNya. Siapapun yang malu karena Kristus maka Kristus pun akan malu akan orang itu pada saat kedatangannya yang kedua. Dan didalam 1Petrus 4:16 justru mengkonfirmasi, agar setiap orang percaya yang menderita seharusnya memuliakan Allah didalam penderitaannya.

Hal apakah yang sering membuat kita malu ? apakah apakah karena kita orang Kristen maka kita menjadi malu didalam pekerjaan kita ? malu didalam melakukan studi kita ? malu karena Kristus adalah pusat penyembahan hidup kita, yang membuat kita hidup harus belajar murni, jujur  dan mencoba untuk hidup berkenan kepada Allah, ditengah-tengah jaman yang bengkok ini ? atukah kita merasa malu ketika kita berbuat kejahatan ? merasa malu disaat memberikan teladan hidup yang buruk atau justru bangga disaat menjadi teladan hidup buruk, bangga disaat menjadi tukang onar disekolah, ditempat kuliah, bangga menjadi pelaku korupsi ditempat kerja yang menampakkan kebanggaannya dengan menghabis-habiskan hasil kejahatannya di kafe-kafe dan mal-mal ? Hal apa yang membuat kita merasa malu, kita harus instropeksi diri dihadapan Tuhan. Anak-anak Tuhan memiliki karakter yang berbeda dengan karakter orang-orang yang belum ditebus oleh darah Kristus. Anak-anak Allah adalah anak-anak yang secara khusus dipanggil dan dikuduskan oleh Kristus dan hidup untuk memuliakan Allah. Jika dunia hidup dengan berbangga-bangga didalam hal-hal yang berdosa dan malu untuk melakukan segala sesuatu sesuai dengan standar Allah, maka sebagai anak-anak Tuhan harus selalu memegang teguh dan slalu ingat dentitas kita sebagai anak-anak Allah yang dipanggil untuk hidup memuliakan Bapa disorga.  Amin.

Soli Deo Gloria

September 2010

Note : Bahan ini sudah disharekan di KPPM Darmo

2 komentar:

  1. apakah injil kristus itu ??? , kok tidak pernah ada ditemukan

    BalasHapus
  2. Syalom...

    Pemahaman tentang Injil Kristus, sudah dipaparkan dalam artikel ini.

    BalasHapus